-seringnya sebentar
iya, seringnya aku sebentar berbahagia. secepatnya dan sejatuhnya aku merasakan murung lagi. dengan tiba- tiba melenyapkan. padahal yang demikian aku tak suka, menewaskanku setelah menghidupkanku sekejap.
iya, mungkin karna aku terlalu tinggi mengudara dengan gelembung kebahagian. tak tahunya aku sendiri yang mendekati kilat kilat. tersambar sendiri jatuh sejatuhnya.
- berbahagialah secukupnya, bersedihlah secukupnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar